Monumen Washington (bahasa Inggris:
Washington Monument) adalah monumen yang berbentuk obelisk yang berada di
tengah kawasan National Mall di ibukota Amerika Serikat, Washington, D.C..
Monumen ini didirikan untuk mengenang Presiden Amerika Serikat yang pertama,
sekaligus pemimpin Tentara Kontinental yang merebut kemerdekaan Amerika Serikat
dari Inggris.
Monumen ini terbuat dari marmer,
granit, dan batu pasir dan didesain oleh Robert Mills, salah satu arsitek
terkenal Amerika Serikat pada 1840-an. Pembangunan monumen dimulai pada 1848
dan baru selesai pada 1884, hampir 30 tahun setelah Robert Mills meninggal
dunia. Pembangunan memakan waktu sangat lama karena kurangnya dana dan gangguan
akibat Perang Saudara Amerika Serikat.
Peletakan batu pertama dilakukan pada
4 Juli 1848, dan batu terakhir pada 6 Desember 1884. Setelah pembangunan
selesai, monumen yang tingginya 169 meter ini memegang rekor dunia untuk
bangunan tertinggi, sampai dikalahkan oleh Menara Eiffel di Paris pada tahun
1889.
Sebagai panglima Tentara Kontinental
sejak 1775 yang berperang melawan penjajah (Inggris), George Washington
berhasil mengalahkan pasukan lawan dengan jumlah pasukan dan peralatan yang
lebih sedikit, dan membawa Amerika Serikat ke kemerdekaan pada tahun 1776. Pada
1787, sebagai Presiden Konvensi Konstitusional, Washington berperan besar dalam
membentuk pemerintahan yang mampu bertahan lebih dari 200 tahun. Dua tahun
kemudian, pada 1789, Washington terpilih dengan suara bulat sebagai Presiden
Amerika Serikat yang pertama.
Sebagai Presiden pertama, Washington
membentuk lembaga Presiden dan hubungan dengan lembaga-lembaga pemerintahan
lainnya dan apa yang dilakukannya menjadi preseden baik yang diikuti oleh
presiden-presiden berikutnya mengikuti jejaknya. Perbuatannya menolak menjabat
sebagai Raja walaupun didesak pasukannya, menolak gaji, dan menolak menjabat
presiden lebih dari dua kali masa jabatan, walaupun didesak para politisi lain
masa itu, telah memberi teladan yang dikagumi rakyat Amerika Serikat. Kekaguman
rakyat terhadap Washington inilah yang menjadi inspirasi untuk mendirikan
sebuah monumen.
Sketsa proposal monumen oleh Robert
Mills. Tampak pilar-pilar yang mengelilingi obelisk, yang pada akhirnya
diabaikan.
Tidak lama setelah Washington
meninggal dunia, berbagai pihak melontarkan ide untuk membangun monumen untuk
mengenangnya. Namun barulah pada 1833 mulai ada ide yang konkret, ditandai
dengan pendirian Washington National Monument Society oleh masyarakat umum, dan
mereka mulai menghimpun dana. Pada pertengahan 1830-an, mereka telah berhasil
mengumpulkan dana sebesar $28.000 dan pada 1836 mereka mengumumkan kompetisi
desain untuk monumen Washington, yang dimenangkan oleh arsitek Robert Mills.
Desain pemenang berupa monumen
obelisk setinggi 270 m yang dikelilingi pilar-pilar yang disusun melingkar dan
dihasi oleh patung Washington yang berdiri di atas kereta perang. Desain yang
menang ini bukan tanpa kritik. Kritik utamanya adalah biaya yang harus
dikeluarkan, sebanyak $1 juta, yang membuat Society ragu-ragu. Pada 1848
Society memutuskan untuk mulai membangun obelisk, sedangkan pilar-pilar yang
mengelilinginya diputuskan untuk ditunda. Mereka berpikir bahwa $87.000 yang
telah terkumpul dapat menghasilkan sesuatu yang terlihat sebagai kemajuan dan
memudahkan untuk meminta sumbangan untuk menyelesaikan sesuatu yang sudah
setengah jadi.
Pembangunan dimulai pada musim semi
1848. Peletakan batu pertama diwarnai dengan upacara kelompok Freemason, karena
George Washington pada masa hidupnya juga anggota Freemason. Pembangunan terus
dilakukan sampai 1854, ketika dana pembangunan habis. Tahun berikutnya, Kongres
memutuskan untuk mengalokasikan $200.000 untuk melanjutkan pembangunan, namun
keputusan tersebut dibatalkan kembali oleh Kongres.
Pembatalan ini bersumber pada
kebijakan Society untuk menganjurkan semua orang untuk menyumbang batu-batu untuk
tembok interior monumen, yang ditujukan untuk menghemat penggunaan dana
pembelian batu. Batu marmer, granit, dan batu pasir berdatangan dari
bermacam-macam organisasi, perusahaan, suku-suku Indian, bahkan dari
negara-negara lain. Ada satu batu yang bermasalah, yaitu batu sumbangan Paus
Pius IX. Batu sumbangan ini diprotes salah satu partai politik yang anti
Katolik, yaitu Partai Know-Nothings, dan berikutnya dicuri dan dibuang ke
Sungai Potomac. Selanjutnya, Know-Nothings berhasil menguasai Society walaupun
dengan cara-cara curang. Peristiwa inilah yang membuat Kongres membatalkan
alokasi dana pembangunan monumen.
Orang-orang Know-Nothings tetap
melanjutkan pembangungan monumen sampai 1858 ketika mereka pun kehabisan dana.
Selain itu, kualitas konstruksi mereka sangat jelek dan akhirnya menyerahkan
kendali Society ke orang-orang sebelumnya, yang kemudian membongkar apa yang
telah dibangun oleh Know-Nothings. Namun, sebelum konstruksi berhasil
dilanjukan kembali, berkecamuk Perang Saudara, dan monumen terbiarkan kira-kira
sepertiga tinggi seharusnya.
Pembangunan mulai kembali pada 1879,
setelah Kongres memutuskan untuk mengalokasikan kembali dana $200.000. Karena
desain awal tetap dihujani kritik, akhirnya Society memutuskan untuk tidak
membangun pilar-pilar, dan bentuk proporsional monumen disesuaikan dengan
obelisk zaman Mesir Kuno. Pondasi pun diperkuat, dan akhirnya setelah lama
tertunda, pembangunan selesai pada tanggal 6 Desember 1884 dan dilengkapi
dengan upacara yang megah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar