Washington,
D.C., secara formal bernama Distrik Columbia dan umumnya disebut Washington,
"the District", atau D.C. saja, adalah ibu kota Amerika Serikat. Pada
tanggal 16 Juli 1790, Kongres Amerika Serikat menyetujui pembentukan distrik
khusus untuk digunakan sebagai ibu kota nasional permanen sebagaimana yang
diizinkan oleh Konstitusi Amerika Serikat. Distrik ini bukan bagian dari negara
bagian AS manapun dan secara langsung diawasi oleh pemerintah federal.
Distrik
federal dibentuk di atas tanah sepanjang Sungai Potomac yang disumbangkan oleh
negara bagian Maryland dan Virginia; namun, bagian Virginia dikembalikan kepada
Kongres pada tahun 1846. Sebuah ibu kota baru yang dinamai menurut nama George
Washington didirikan pada tahun 1791 di sebelah timur pelabuhan Georgetown.
Kota Washington, Georgetown, dan wilayah terluar di dalam Distrik dikonsolidasi
dalam satu pemerintahan tunggal pada tahun 1871 yang membentuk Washington, D.C.
seperti sekarang ini. Kota ini berbagi namanya dengan negara bagian Washington
yang terletak di pesisir Pasifik Amerika Serikat.
Washington,
D.C. memiliki populasi tetap 601.723 jiwa; karena adanya komuter dari pinggiran
sekitar di negara bagian Maryland dan Virginia, populasinya naik hingga satu
juta jiwa pada hari-hari kerja. Wilayah Metropolitan Washington, yang juga
ditempati Distrik, memiliki populasi hampir 5,6 juta, wilayah metropolitan
terbesar ketujuh di negara ini.
Pusat
dari ketiga cabang pemerintahan federal AS berada di Distrik ini, sebagaimana
halnya beberapa monumen dan museum nasional. Washington, D.C. memiliki 176
kedutaan besar asing serta kantor pusat Bank Dunia, Dana Moneter Internasional
(IMF), Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS), Inter-American Development Bank,
dan Pan American Health Organization (PAHO). Kantor pusat berbagai institusi
lain seperti serikat dagang, organisasi nirlaba, grup pelobi, dan asosiasi
profesional juga berdiri di kota ini.
Distrik
ini dipimpin oleh seorang wali kota dan dewan kota beranggotakan 13 orang.
Meski begitu, Kongres Amerika Serikat memiliki otoritas tertinggi di kota ini
dan mampu mengubah hukum setempat. Akibatnya, penduduk kota memiliki
pemerintahan daerah yang kurang jika dibandingkan dengan penduduk negara-negara
bagian AS. Distrik ini memiliki delegasi Kongres tanpa suara, namun tidak
memiliki senator. Penduduk D.C. tidak dapat memberi suara pada pemilihan
presiden hingga dilaksanakannya ratifikasi Amendemen ke-23 Konstitusi Amerika
Serikat pada tahun 1961
Suku
penutur bahasa Algonquian yang dikenal sebagai Nacotchtank menghuni daerah di
sekitar Sungai Anacostia ketika bangsa Eropa pertama tiba pada abad ke-17.
Kemudian, semua bangsa Amerika Asli dipindahkan dari daerah tersebut pada awal
abad ke-18.
Dalam
"Federalist No. 43" yang diterbitkan tanggal 23 Februari 1788, James
Madison menyatakan bahwa pemerintah federal yang baru memerlukan kewenangan
atas ibu kota negara demi pengelolaan dan keamanannya. Lima tahun sebelumnya,
sekelompok prajurit yang tidak dibayar mengepung Kongres di Philadelphia.
Pemerintah Pennsylvania menolak membubarkan pengunjuk rasa dengan paksa, yang
menekankan perlunya Kongres untuk tidak bergantung kepada suatu negara bagian
demi keamanannya.
Artikel
Satu, Bagian Delapan Konstitusi Amerika Serikat mengizinkan pendirian suatu
"Distrik (tidak melebihi sepuluh mil persegi) jika perlu, melalui
pemisahan dari suatu negara bagian, dan persetujuan dari Kongres, menjadi pusat
pemerintahan Amerika Serikat." Konstitusi tidak menyebutkan lokasi ibu
kota tersebut. Dalam peristiwa yang kelak dikenal sebagai Kompromis 1790,
Madison, Alexander Hamilton, dan Thomas Jefferson setuju bahwa pemerintah
federal akan menanggung utang perang negara bagian dengan syarat ibu kota
negara yang baru didirikan di Amerika Serikat Selatan.
U.S.
Capitol setelah pembakaran Washington selama Perang 1812
Pada 16
Juli 1790, Kongres mengesahkan Undang-Undang Permukiman yang menyetujui
pembentukan ibu kota negara di Sungai Potomac, wilayah tepatnya akan dipilih
oleh Presiden George Washington. Bentuk awal distrik federal ini adalah persegi
berukuran 10 mile (16 km) di masing-masing sisi, dengan total 100 square mile
(260 km2), dibentuk dari tanah yang disumbangkan oleh negara bagian Maryland
dan Virginia.
Dua
permukiman yang sudah berdiri turut dimasukkan dalam teritori ibu kota, yaitu
pelabuhan Georgetown yang didirikan tahun 1751,[8] dan kota Alexandria, Virginia
yang didirikan tahun 1749. Selama periode 1791–92, Andrew Ellicott dan beberapa
asisten, termasuk Benjamin Banneker, menyurvei perbatasan distrik federal dan
menempatkan batu batasan setiap milnya. Banyak di antara batu tersebut masih
berdiri sampai sekarang.
Sebuah
"kota federal" baru dibangun di tepi utara Potomac, di sebelah timur
permukiman Georgetown. Pada tanggal 9 September 1791, kota federal ini diberi
nama untuk menghormati Presiden Washington dan distrik itu sendiri diberi nama
Columbia, yang merupakan nama puitis Amerika Serikat pada waktu itu. Kongres
mengadakan sidang pertamanya di Washington tanggal 17 November 1800.
Sesaat
setelah tiba di ibu kota yang baru, Kongres mengesahkan Undang-Undang Organik
1801, yang secara resmi membentuk Distrik Columbia dan menempatkan seluruh
teritorinya di bawah kendali eksklusif pemerintah federal. Selain itu, wilayah
lepas di Distrik ini diatur menjadi dua county, yaitu County of Washington di
sebelah timur Potomac dan County of Alexandria di sebelah baratnya. Setelah
pengesahan Undang-Undang ini, penduduk di Distrik ini tidak lagi dianggap
sebagai penduduk Maryland ataupun Virginia, dan mengakhiri perwakilannya di Kongres.
Ford's
Theatre pada abad ke-19, tempat pembunuhan Presiden Lincoln tahun 1865
Pada
tanggal 24–25 Agustus 1814, dalam serangan yang dikenal sebagai Pembakaran
Washington, pasukan Britania menyerang ibu kota pada Perang 1812, setelah
pengepungan dan pembakaran York (saat ini Toronto). Capitol, Departemen
Keuangan, dan Gedung Putih dibakar dan dimusnahkan selama serangan terjadi.
Sebagian besar gedung pemerintahan dengan cepat diperbaiki, tetapi Capitol yang
pada waktu itu sedang dibangun baru rampung dalam bentuknya saat ini hingga
tahun 1868.
Tahun
1830-an, teritori selatan Distrik bernama Alexandria mengalami kelesuan ekonomi
karena diabaikan oleh Kongres. Alexandria adalah pasar utama dalamperdagangan
budak Amerika Serikat dan penduduk khawatir para abolisionis di Kongres akan
mengakhiri perbudakan di Distrik, dan kembali melesukan ekonomi setempat.
Akibatnya, penduduk Alexandria membuat petisi agar Virginia mengambil kembali
tanah yang disumbangkan kepada Distrik; suatu proses yang dikenal sebgai
retrosesi.
Undang-undang
negara bagian memberi suara pada Februari 1846 untuk menyetujui pengembalian
Alexandria dan pada 9 Juli 1846, Kongres setuju untuk mengembalikan semua
teritori yang diberikan oleh Virginia. Akibatnya, wilayah Distrik saat ini
hanya terdiri dari tanah yang disumbangkan oleh Maryland. Melihat kekhawatiran
warga Alexandria yang mendukung perbudakan, Kompromis 1850 melarang perdagangan
budak di Distrik ini, meski bukan perbudakan itu sendiri.
Pecahnya
Perang Saudara Amerika Serikat tahun 1861 mendorong pertumbuhan pesat penduduk
Distrik karena perluasan pemerintahan federal dan kedatangan budak bebas secara
besar-besaran. Presiden Abraham Lincoln menandatangani Undang-Undang Emansipasi
Kompensasi tahun 1862 yang mengakhiri perbudakan di Distrik Columbia dan
membebaskan sekitar 3.100 budak, sembilan bulan sebelum Proklamasi Emansipasi.
Tahun 1868, Kongres memberikan penduduk pria Afrika Amerika di Distrik ini hak
untuk memberi suara pada pemilihan munisipal.
Pada
tahun 1870, populasi Distrik tumbuh 75% dari sensus sebelumnya menjadi sekitar
132.000 jiwa. Meski pertumbuhan kota yang pesat, Washington masih memiliki
jalan tanah dan sedikit sanitasi dasar. Situasi ini begitu buruk sampai-sampai
sejumlah anggota Kongres menyarankan pemindahan ibu kota jauh ke barat, tetapi
Presiden Ulysses S. Grant menolak proposal itu.
Kerumunan
mengelilingi Reflecting Pool pada peristiwa March on Washington 1963
Sebagai
tanggapan atas kondisi buruk di ibu kota, Kongres mengesahkan Undang-Undang
Organik 1871 yang menarik karakter individu kota Washington dan Georgetown, dan
membentuk pemerintahan baru untuk Distrik Columbia. Undang-undang ini
menetapkan seorang gubernur terpilih, majelis yang dipilih penduduk setempat,
dan dewan pekerjaan umum yang bertugas memodernisasi kota. Melalui pembentukan
pemerintahan terkonsolidasi untuk keseluruhan Distrik, Undang-Undang Organik
secara efektif membentuk Washington, D.C. saat ini sebagai munisipalitas tunggal.
President
Grant menunjuk seorang anggota dewan pekerjaan umum berpengaruh, Alexander
Robey Shepherd, untuk menjabat sebagai gubernur pada tahun 1873. Shepherd
memerintahkan pembukaan proyek munisipal besar-besaran yang kelak berhasil
memodernisasikan Washington. Demi mewujudkannya, gubernur menghabiskan tiga
kali dana yang dianggarkan untuk perbaikan ibu kota, sehingga membangkrutkan kota
ini. Pada tahun 1874, Kongres menghapus pemerintahan daerah Distrik dan
menetapkan perintah langsung hingga hampir satu abad selanjutnya. Proyek-proyek
tambahan untuk merenovasi kota tidak kunjung dilaksanakan sampai dirancangnya
McMillan Plan tahun 1901.
Jumlah
penduduk Distrik tetap stabil hingga Depresi Besar tahun 1930-an ketika
undang-undang Persetujuan Baru oleh Presiden Franklin D. Roosevelt memperluas
birokrasi di Washington. Perang Dunia II turut meningkatkan aktivitas
pemerintah dan menambah jumlah karyawan federal di ibu kota; pada 1950, jumlah
penduduk Distrik mencapai puncaknya sebanyak 802.178 jiwa. Amendemen ke-23
Konstitusi Amerika Serikat diratifikasi tahun 1961 yang memberikan Distrik ini
tiga suara dalam Electoral College untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden,
namun tetap tidak ada perwakilan suara di Kongres.
Setelah
pembunuhan pemimpin hak sipil Dr. Martin Luther King, Jr. pada tanggal 4 April
1968, kerusuhan pecah di Distrik, terutama di koridor U Street, 14th Street,
7th Street, dan H Street, pusat wilayah permukiman dan komersial warga berkulit
hitam. Kerusuhan pecah selama tiga hari sampai 13.000 tentara federal dan garda
nasional berusaha meredam kerusuhan ini. Banyak toko dan bangunan yang dibakar;
pembangunan kembali tidak kunjung selesai sampai akhir 1990-an.
Pada
tahun 1973, Kongres mengesahkan Undang-Undang Pemerintah Daerah Distrik
Columbia yang menetapkan seorang wali kota dan dewan kota terpilih untuk
Distrik ini.[32] Tahun 1975, Walter Washington menjadi wali kota terpilih
pertama sekaligus wali kota berkulit hitam pertama di Distrik ini.
Pada 11
September 2001, sekelompok teroris membajak American Airlines Penerbangan 77
dan sengaja menabrakkan pesawat tersebut ke Pentagon di Arlington, Virginia.
United Airlines Penerbangan 93, diduga diarahkan ke Washington, D.C., jatuh di
Pennsylvania ketika para penumpangnya mencoba mengambil alih pesawat dari pihak
pembajak.
Chesapeake
and Ohio Canal melintasi permukiman Georgetown.
Distrik
ini memiliki luas total 68.3 square mile (177 km2), 61.4 square mile (159 km2)
di antaranya berupa daratan dan 6.9 square mile (18 km2) (10.16%) sisanya
berupa perairan. Distrik ini tidak lagi seluas 100 square mile (260 km2) karena
retrosesi wilayah selatan Distrik ke Persemakmuran Virginia pada tahun 1846.
Kota ini dikelilingi oleh negara bagian Maryland di sebelah tenggara, timur
laut, dan barat laut dan Virginia di barat laut. Washington memiliki tiga
sungai besar yang mengalir alami, yaitu Sungai Potomac dan anak sungainya, Sungai
Anacostia dan Rock Creek. Tiber Creek, sebuah jalur air yang pernah melintasi
National Mall, ditutup sepenuhnya di bawah tanah pada 1870-an.
Berlawanan
dengan legenda perkotaan, Washington tidak dibangun di reklamasi rawa, namun
tanah basah yang pernah menutupi wilayah di sepanjang sungai dan aliran air
kota. Titik alami tertinggi di Distrik Columbia adalah Point Reno, terletak di
Fort Reno Park di permukiman Tenleytown pada ketinggian 409 feet (125 m) di
atas permukaan laut. Titik terendahnya adalah permukaan laut di Sungai Potomac.
Pusat geografis Washington terletak di dekat persimpangan 4th dan L Street NW.
Pemerintah
Amerika Serikat memiliki sekitar 23% daratan di Distrik ini; lebih rendah
daripada persentase daratan federal di 12 negara bagian. Sekitar 19,4%
Washington, D.C. berupa taman, menyamai New York City untuk jumlah taman
terbanyak di antara kota-kota berkepadatan tinggi di Amerika Serikat. Jumlah
taman di Distrik ini berkontribusi pada cakupan kanopi tinggi pohon perkotaan
sebesar 35%.
U.S.
National Park Service mengelola sebagian besar habitat alami di Washington,
D.C., termasuk Rock Creek Park, Chesapeake and Ohio Canal National Historical
Park, National Mall, Theodore Roosevelt Island, Constitution Gardens, Meridian
Hill Park, dan Anacostia Park. Wilayah habitat alami penting yang tidak
dikelola National Park Service adalah U.S. National Arboretum, dioperasikan
oleh Departemen Pertanian AS. Great Falls, bagian dari Sungai Potomac, terletak
di hulu (barat laut) Washington. Selama abad ke-19, Chesapeake dan Ohio Canal,
yang berawal di Georgetown, digunakan untuk memungkinkan lalu lintas tongkang
melewati air terjun ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar